Skip to main content

Pengertian File Torrent Seeder Dan Leecher

 

Pengertian File Torrent Seeder Dan Leecher

Kata Torrent di dunia teknologi, biasanya mengacu pada file komputer yang berisi metadata yang menyimpan berbagai informasi. File torrent biasanya dilengkapi dengan ekstensi .torrent tetapi tidak berisi konten sebenarnya yang akan didistribusikan. Informasi ini kemudian akan digunakan oleh perangkat lunak BitTorrent seperti uTorrent, Transmission, atau BitTorrent untuk distribusi yang pada dasarnya memungkinkan pengguna untuk mengunduh file torrent dengan mudah ke komputer pribadi mereka.


Daftar Isi
1. Pengertian Torrent
2. Istilah-istilah Dalam Torrent
3. Cara kerja torrent
4. Cara Download dengan Torrent
5. Tips mempercepat download torrent
6. Pertanyaan Umum Mengenai Torrent
7. SeedBox dan LeechBox Solusi Kekinian Bagi Seeder dan Leecher
8. Kesimpulan

Pengertian Torrent

Torrent adalah sebuah file yang berisi informasi yang dapat diunduh secara gratis.

Torrenting adalah tindakan mengunduh dan mengunggah file melalui jaringan BitTorrent. Alih-alih mengunduh file ke server pusat, torrent melibatkan mengunduh file dari perangkat pengguna lain di jaringan. Sebaliknya, pengguna mengunggah file dari perangkat mereka sendiri untuk diunduh pengguna lain.

Torrent merupakan sistem download file dengan menggunakan peer to peer. File torrent yang kita temukan selalu berextensi “*.torrent” dengan kapasitas yang hanya beberapa kilobit. Didalam file tersebut berisi informasi file yang akan di download, mulai dari kapasitas file, jumlah filenya, dan dimana file harus di download. Jadi file torrent ini bukan file yang sebenarnya, dan file yang kita donwload bukan berada di dedicate server tetapi dari berbagai jaringan komputer peer to peer yang saling terhubung dengan mengunakan aplikasi client torrent. Jadi setiap komputer yang mendonwload file tersebut otomatis menjadi server share buat yang lainnya. Intinya semua komputer saling berbagi antara satu dengan yang lain.

Istilah-istilah Dalam Torrent

  1. Seeder adalah seseorang yang mempunyai dan men-sharing file dengan semua orang yang mempunyai bittorrent file.
  2. Leecher/Peer adalah computer yang lain pada jaringan internet yang menghubungi dan mentransfer data.
  3. A hit and runner Adalah seorang leecher yang telah berhasil mendownload seluruh file dari sebuah file torrent, namun langsung keluar atau tidak meng-seed file tersebut sampai rasio mereka mencapai 1.0.
  4. Swarm Secara sederhana bisa disebut sebagai “ekosistem”, keseluruhan peers atau user yang sedang terkoneksi men-download sebuah file.
  5. Ratio Perbandingan antara jumlah upload dan download disebut: Rasio. Sistem rasio ini digunakan untuk memantau jumlah pengiriman dan penerimaan yang dilakukan.

Cara kerja torrent

BitTorrent dimulai dari pengelompokan sebuah file menjadi potongan-potongan kecil , seseorang yang mulai men-share file atau dengan istilah initial seed mengirim potongan-potongan kecil ke peers yg tersedia pada swarm. protokol BitTorrent memastikan seed mengirim potongan unik kepada semua orang. Sehingga mereka bisa saling bertukar potongan-potongan dengan setiap orang.

Sistem check and balances yang dijelaskan di bawah ini diterapkan untuk membuat proses torrent menjadi sangat mudah :

  • File torrent (.torrent) berisi informasi yang memberi tahu pengguna tentang komputer mana yang menjadi bagian dari proses berbagi file. Ini juga dapat memberikan beberapa detail tentang file dan folder yang diunduh pengguna.
  • Klien torrent akan terhubung ke pelacak, yang menyimpan alamat IP perangkat dalam kerumunan. Pelacak meneruskan alamat IP ke semua klien torrent untuk memastikan semua rekan terhubung.
  • Klien torrent dapat mulai mengunduh. Setelah menerima bit data yang cukup, ia juga mulai mengunggah file untuk kepentingan pengguna lain.

Cara Download dengan Torrent

Pada umumnya menggunakan Torrent untuk mendownload tidaklah terlalu sulit, ini yang membuat banyak orang memilih menggunakan Torrent. Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara menggunakan torrent :

1. Pilih dan Unduh Klien Torrent

Sebelum kamu dapat mulai berbagi atau mengunduh file, kamu harus memilih dan menginstal klien torrent. Pilih dengan hati-hati, karena beberapa datang dengan adware yang dapat menyebabkan masalah dengan komputer atau perangkat kamu. Paling baik adalah mengunduh langsung dari situs web klien sehingga kamu dapat menghindari mengunduh perangkat lunak jahat dari situs pihak ketiga. Meskipun ada klien yang dapat diunduh gratis, memilih klien premium sangat ideal jika kamu menginginkan fitur keamanan.

2. Pasang Situs Pelacak

Setelah kamu memasang klien torrent, kamu juga perlu mengunduh situs pelacak, yang berisi daftar file torrent. Situs pelacak ini hanya sebagai tempat penyimpanan file torrent dan tidak menghosting konten di server mereka. Ada dua jenis situs pelacak, salah satunya adalah situs pelacak publik, dapat diakses oleh semua pengguna. Jenis pelacak kedua lainnya adalah situs pelacak pribadi, yang berisi situs web torrent khusus yang meng-host relung file yang unik. Pendaftaran ke situs pelacak pribadi seringkali eksklusif dan hanya berdasarkan undangan dan itu juga mengharuskan pengguna untuk menanam torrent setelah setiap unduhan.

3. Cari Konten untuk Download

Selanjutnya pengguna bisa mencari konten yang ingin kamu download. Hasil pencarian sering menghasilkan beberapa file, pilih yang memiliki banyak seeder sehingga unduhan kamu berjalan lebih cepat. Sebelum mengunduh, periksa apakah kamu dapat menjalankan file tersebut.

4. Unduh Konten

Setelah kamu mengetahui apakah file tersebut kompatibel dengan program yang kamu instal, kamu dapat mulai mendownload kontennya. kamu dapat mengunduh banyak file tetapi praktik atau cara yang baik adalah  dengan memprioritaskan unduhan kamu.

Tips mempercepat download torrent

Perhatikan banyaknya seed dan peer/leech. Semakin banyak seed semakin banyak juga host yang akan mengirimkan datanya. Sehingga download akan semakin cepat. Semakin sedikit leech semakin sedikit bandwith upload yang kita gunakan. Sehingga memperlancar traffic bandwidth.

Contoh :

Sebuah file torrent mempunyai seed 44 dan leech 12, berarti kita download dari 44 host yang menyediakan file dan mengupload data ke 12 host lain.

Barusan ada sahabat maya yg komplain, katanya dia download file lewat jalur P2P bittorrent, tp lambatnya gila-gilaan. File 100 MB, baru selesai download 2 hari. Padahal dia sudah mengikuti saran para ‘pakar’ per-torrent-an, tapi masih juga lambat.

Well, berhubung saya juga sempat jadi downloader setia lewat torrent, berikut ada beberapa catatan kecil untuk mempercepat proses download. Semoga bermanfaat.


1. Pilih File Yang Seeder-nya Paling Banyak.

Sebelum memilih file torrent yang ingin diunduh, ada baiknya anda perhatikan jumlah seeder dan peer yang ada. Biasanya tiap situs yangg menyediakan file torrent akan menampilkan statistik jumlah seeder, peer dan leecher dari file tersebut. Seeder adalah client yg sudah 100% memiliki file tersebut dan saat itu sedang meng-upload file yang bersangkutan. Peer, mirip dengan Seeder, tapi belum memiliki 100% file, dengan kata lain, selain meng-upload file, peer juga masih mendownload file yang sama dari Seeder/Peer lainnya. Leecher, seperti namanya, adalah peer yg ‘nggak niat’ mengupload, maunya cuman ‘nyedot’ (download) aja. Biasanya rasio download-upload leecher berbeda sangat jauh, misal download 100 kbps, uploadnya cuma 3 kbps.

Kesimpulannya, makin banyak seeder, makin cepat downloadnya. Makin banyak leecher, download bisa nggak selesai-selesai. Kalo kamu nemu file yang seeder-nya 0, lupakan aja, cari file lain. Seeder 0 artinya nggak ada client yg mengupload file tersebut, artinya file yg anda download nggak akan pernah tuntas.


2. Perbanyak Tracker List.

Tracker adalah server yang memberi dan menerima informasi client yang saat itu mengupload/mendownload file. Umumnya satu file torrent memiliki beberapa tracker yang memiliki informasi jumlah dan alamat dari client di bawahnya. Jadi, makin banyak tracker untuk satu file, makin banyak pula informasi client yang bisa dihubungi, terutama seeder. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, makin banyak seeder, makin cepat downloadnya.

Kalo kamu mendownload 1 file lewat torrent, biasanya tidak semua tracker untuk file tersebut tercatat di client. Beberapa torrent client biasanya menyediakan fasilitas untuk menambah jumlah tracker untuk file yg sedang didownload.


3. Jadilah Leecher Yang Baik

Sudah jadi rahasia umum kalo koneksi internet di Indonesia tuh ‘empot-empotan’ kayak bajaj. Kadang jalan, kadang pula mogok. Tapi pada dasarnya tetap aja lambat kalo dibandingkan dengan koneksi internet di luar negeri. Nah, hal ini juga berpengaruh pada proses download file lewat torrent. Kalo kebetulan koneksi internet anda memiliki keterbatasan bandwidth, anda bisa memperbesar kecepatan download dan memperkecil kecepatan uploadnya.

Jadi leecher dong ? Emang, tp yang perlu diingat, jangan terlalu ekstrim dalam memperkecil kecepatan upload. Lakukan dengan rasio yg masih masuk akal, misal 1:2 (Kecepatan download 2x kecepatan upload, misal 100 kbps download/50 kbps upload). Dan jangan lupa, setelah download tuntas, filenya dishare/upload lg dengan kecepatan normal, dalam hal ini anda sudah menjadi seeder.

Umumnya, fasilitas untuk memperbesar/memperkecil transfer rate untuk download/upload ada di tiap torrent client.

4. Tambah Koneksi Peers

Umumnya tiap satu pekerjaan download, torrent client akan membatasi jumlah peer yg terkoneksi biasanya hanya sampai 50 peers. Anda bisa menambah jumlah peer yg terkoneksi dengan client anda melebihi batasan tadi, misalnya jadi 100.

Sekedar catatan, jangan terlalu banyak menambah peers, misal 500 atau 1000 atau melebihi jumlah peers untuk file itu sendiri. Dari pengalaman saya, menambah peers terlalu banyak akan menyebabkan data yg didownload cacat. Maksudnya gini, ada istilah Hash dalam torrent. Hash adalah semacam kode string yg berisi informasi tentang file torrent yg didownload, seperti ukuran, daftar file, sampai potongan (pieces) dr file-file tadi. Ketika mendownload, torrent client akan membandingkan file yg sudah didownload dengan informasi pada hash. Kalo ternyata nggak cocok, client akan mengabaikan file tadi dan mendownload ulang file yg cocok dengan informasi hash tadi. Data yg diabaikan tadi disebut hash fails atau rubbish data. Terlalu banyak peers akan menambah jumlah hash fails yg malah akan mengakibatkan download menjadi lebih lama.

Pertanyaan Umum Mengenai Torrent

Mengingat banyaknya hak cipta yang dilanggar oleh pengunduhan file yang bebas, tentu banyak orang- orang bertanya mengenai aplikasi pengunduhan ini. Berikut ini beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan dari menggunakan Torrent.

  • Apakah Torrent aman?
  • Secara umum, kebanyakan torrent relatif aman untuk diunduh selama kamu tahu dari mana asalnya. Selain itu, pelaku kejahatan yang mencoba mengubah metadata torrent secara efektif akan merusak file terkait, menjadikan file tersebut tidak dapat diakses. Namun, file torrent yang diserang malware juga sangat tersebar luas, dan sering kali ditautkan ke salinan episode acara TV bajakan. Pengguna torrent juga perlu berhati-hati terhadap file yang dapat dieksekusi (.exe) atau batch (.bat) karena ini biasanya terkait dengan skrip yang menginstal malware ke komputer.
  • Apakah Torrent ilegal?
  • Torrent itu sendiri tidak ilegal jika dilakukan untuk materi atau konten non-hak cipta yang kamu miliki haknya. Secara teknis, mengunduh dan berbagi konten berhak cipta adalah ilegal. kamu bisa ketahuan oleh penegak hukum dan penyedia layanan Internet (ISP), terutama jika kamu tidak menyembunyikan alamat IP kamu. Jika kamu dinyatakan bersalah atas pelanggaran hak cipta, kamu bisa mendapatkan hukuman penjara hingga lima tahun dan membayar sebanyak US $ 150.000 untuk setiap konten. Selain itu, pemilik hak cipta juga dapat mengajukan tuntutan kepada kamu, yang berarti kamu harus membayar biaya hukum dan kerusakan lainnya. Jika dipikir-pikir, kamu bisa saja membayar materi tersebut sehingga kamu dapat menggunakannya secara legal.
  • Apakah harus menggunakan VPN untuk mendownload di Torrent?
  • Jaringan Virtual Private Network (VPN) menyembunyikan alamat IP kamu dari situs yang ingin melacak kamu. Mereka juga menyembunyikan seluruh aktivitas online kamu dari penyedia layanan Internet (ISP) kamu. Menggunakan VPN untuk mengunduh file dari situs torrent dapat membantu kamu tetap anonim saat online, menjaga kamu tetap aman dari penyerang dunia maya. Ingatlah bahwa ISP melacak lalu lintas VPN, jadi jagalah agar penggunaan torrent kamu tetap legal. Menggunakan VPN juga ilegal di beberapa negara, jadi pastikan negara kamu tidak ada dalam daftar tempat VPN dilarang.

SeedBox dan LeechBox Solusi Kekinian Bagi Seeder dan Leecher

Solusi bagi para Seeder dan Leecher, sekarang sudah banyak jasa yang menjual SeedBox dan LeechBox, apa itu;

  1. Seed Box
  2. SeedBox adalah sebuah private server yang digunakan untuk download digital file secara cepat, sangat cepat dan aman. Dengan kecepatan 100 Mbps hingga 1 Gbps, kamu dapat mendownload file ratusan giga byte secara langsung tanpa perlu menunggu waktu yang lama. Seedbox biasa digunakan pada Private Torrent untuk meningkatkan RATIO Upload, karena ketika proses download selesai 100%, maka akan automatis melanjutkan ke proses seeding, jadi tidak perlu menunggu proses hingga berjalan secara penuh, kamu bisa meninggalkan seedbox walaupun kamu tidak mengaksesnya, akan tetapi proses tetap berjalan secara lancar. Khusus kamu yang sering download dari private torrrent disarankan menggunakan seedbox
  3. Leech Box
  4. LeechBox  biasa di sebut Torrent Leech, berguna untuk download digital file secara cepat. sangat cepat dan aman. Dengan kecepatan 100 Mbps hingga 1 Gbps, kamu bisa mendownload file ratusan giga byte secara langsung tanpa perlu menunggu waktu yang lama.Leechbox sangat di rekomendasi untuk yang hobby download file secara up to date tanpa perlu memikirkan ratio. Setiap paket leechbox hanya digunakan untuk download, proses download akan terhenti jika file sudah benar-benar terdownload 100%.

Kesimpulan

File-file yang dibagikan menggunakan protokol BitTorrent secara sederhana disebut sebagai Torrents. Jika kamu tidak tahu, protokol BitTorrent adalah teknik komunikasi untuk berbagi file peer-to-peer melalui Internet. File-file tersebut biasanya tersebar di sekitar jaringan pengguna yang terdesentralisasi yang kemudian diunduh.

Jadi, saat kamu mengunduh file torrent, kamu terlibat dalam operasi berbagi file peer-to-peer (P2P) menggunakan protokol BitTorrent. Poin utama dari sistem P2P adalah untuk mendistribusikan potensi beban unggahan / unduhan yang sangat besar ke sejumlah besar komputer dan koneksi Internet. Biasanya, kamu akan menggunakan klien BitTorrent seperti qBittorrent atau ╬╝Torrent atau FreeDownloadManager untuk mengunduh file torrent.

Bagi kamu yang ingin mengunduh file menggunakan torrent perlu diperhatikan seberapa banyak Seeder dan Leecher nya. Dan bagi kamu yang tidak mau ribet kamu bisa menggunakan layanan Seed Box Atau Leech Box dari penyedia jasa layanan Seedbox dan Leechbox.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar